Kamis, 04 September 2014

alasan

Kau nyata dimimpiku
Kau tersenyum dikhayalku
Kau ku miliki di dalam anganku
Kau mengalir didalam darahku
Kau berdenyut seperti nadiku
Tapi kau tak menatap mataku
Tapi kau lepaskan genggaman itu
Tapi kau hancurkan kenangan itu
Tapi kau tak pernah menoleh kearahku

Kau selalu membuatku marah
Kau selalu membuatku gelisah
Kau selalu hancurkan harapku
Kau selalu hancurkan pikiranku

Kau begitu dingin menatapku, seolah kita tak pernah berarti
Kau begitu arogan menanggapiku, seolah kita tak pernah nyata
Kau merubah segala yang indah
Kau terbiasa dengan perasaan dingin itu, tapi tidak untukku
Kau hilang, kau lenyap, kau berlari jauh

Sadarkah kau, aku kehilangan dirimu yang saat itu meneriakkan namaku, terus memanggil namaku, tersenyum hanya kepadaku, bercerita tentang kita, yang berada didepanku saat pecah tangisku, yang menenangkanku, yang menyadariku, yang merangkulku, yang menggenggam erat tanganku, yang menanyakan kabarku, yang slalu berkata 'semua akan baik-baik saja'.
Ingatkah kau? Mungkin kau tak mengingatnya.
Kini kau menjadi dingin, menjauh, tanpa alasan kau pergi, kau diam, kau bukan lagi orang yang bisa mengembirakan aku.
Mengapa kau lakukan ini padaku? Katakan apa salahku? Katakan apa yang salahdari kisah ini?
Kau tau aku selalu bertanya disetiap aku melihat wajahmu yang dingin, aku takut, aku sedih. Bisakah beri aku satu alasan yang membuatmu hilang dari hidupku?
Aku tak akan bertanya dimana dirimu yang dulu. Tapi aku akan berkata aku disini menantimu.
Aku tak akan memberi tapi aku akan mendengarkan dan memahami.
Terima kasih jika kau mau memberiku kesempatan untuk mendapatkn jawaban dari segala pertanyaan tentangmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar