Ku temukan mawar di akhir senja
Berwarna putih menenangkan jiwa
Ku dekati berharap bisa memetiknya
Namun terlalu banyak duri ditangkainya
Semakin ku memperhatikannya
Semakin ku ingin memetiknya
Membawanya pulang dan ku tunjukkan kepada mereka para orang tua
Terlihat indah kelopaknya
Putih bersih tanpa noda
Apakah ada yang merawatnya?
Ataukah ada yang memilikinya?
Namun nengapa ia biarkan duri itu tetap tumbuh?
Aku ingin mencoba menyentuhnya
Namun terlalu takut ia ternodai oleh tanganku yang penuh tanah
Betapa cantiknya mawar putih ini
Bolehkah aku memilikinya?
Sepertinya tidak, mawar ini terlalu sempurna meski duri menyelimuti tangkainya
Senja berganti malam
Aku semakin penasaran dibuatnya
Sesekali ku tengok kearahnya namun ia menyapa begitu lembut bagai kelopaknya
Daunnya penuh kehangatan
Namun lagi lagi duri itu mengganggu
Duri yang tampak menakutkan
Duri yang membuat aku tak mampu menyentuhnya
Ku putuskan untuk pulang dan tertidur
Keesokan senja ku datang lagi lagi dan lagi
Hanya untuk melihat keindahannya
Aku telah memperhatikannya selama ini
Ketika angin meniupnya pelan namun tak rusak
Ketika hujan meneteskan air dan membuatnya semakin berharga
Ketika terik mentari membakarnya namun ia tetap putih bersih
Mustahil, mawar putih ini begitu gagah
Padahal kawannya semakin hari semakin layu
Ah, andai aku dapat memberanikan diri menyentuhnya
Menahlukkan durinya tanpa harus menghilangkannya
Mengusap lembut kelopaknya
Menatapnya lebih dekat
Sayang, aku tak seberani itu
Diamlah baik baik disini
Aku akan mengunjungimu lagi ketika aku mampu membawamu pulang
Aku akan merawatmu lebih baik lagi
Aku akan menyayangimu dengan memberikan air bersih
Agar aku dapat selalu memilikimu
Agar kau tak disakiti oleh mereka yang membenci durimu
Agar kau tak di khianati oleh mereka yang hanya dapat menggugurkan kelopakmu
Tunggu aku, sebentar saja
Aku akan berlari dengan penuh keberanian
Aku cukup berdoa dan melawan rasa dihati
Baik baiklah, jangan kau layu
Aku akan disini selalu meski tak bisa memilikimu
Selasa, 05 Januari 2016
Before flower
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar